Daftar Penyakit Pada Kelinci

kelinci.net

Kelinci yaitu binatang yang unik serta memiliki bentuk yang lucu. Beragam type kelinci serta berbagai warnanya jadikan binatang ini jadi satu diantara binatang peliharaan favorite, terpenting anak-anak. Namun ada kondisi di mana kelinci tak lucu sekali lagi, yakni waktu terkena penyakit, hingga bikin kita malas mengelus atau bermain dengannya.

Daftar Penyakit Pada Kelinci

kelinci.net
Gambar Daftar Penyakit Pada Kelinci

Penyakit kelinci seperti penyakit pada makhluk hidup yang lain pasti ada sangat banyak. Namun ada sejumlah penyakit yang kerap nampak serta kerap menyerang kelinci. Penyakit itu salah satunya :

Daftar Penyakit Pada Kelinci

1. SCABIOSIS

Scabiosis atau scabies yaitu penyakit kulit pada kelinci yang dikarenakan oleh ektoparasit Sarcoptes scabiei serta Notoedres cati

Penyebaran :

  • Kontak segera dengan kelinci yang terserang scabies
  • Wadah pakan yang dipakai bersama
  • Kandang yang digunakan bersama
  • Benda yang terserang kelinci positif scabies 

Tanda-tanda :

  • Ada luka seperti radang, burik atau budug pada kelinci, umumnya di kepala, telinga, kaki, serta kulit yang terbuka.
  • Kelinci kerap terasa gatal hingga kerap menggaruk-garuk badannya, baik memakai cakar maupun dengan benda lainnya.
  • Perkembangan terhalang.

Aksi :

  • Berikanlah makanan kering, jauhi pemakaian makanan yang lembab serta berair. Bersihkan makanan saat sebelum diberikan
  • Berikanlah desinfektan serta akukan pembersihan kandang, jagalah sanitasi pada kandang, janganlah dibiarkan kandan jadi lembab
  • Isolasi atau pisahkan kelinci yang terkena penyakit, atar kelinci lainnya tak tertular.

2. PASTEURELLOSIS

Penyakit ini dikarenakan oleh bakteri Pasteurella multocida. Infeksi bakteri Pasteurella multocida bisa mengakibatkan penyakit pernapasan yang kronis, radang paru-paru, infeksi telinga, sinusitis serta yang lain.

Penyebaran :

  • Aerosol, atau lewat hawa yang terkontaminasi (umumnya jarak dekat)
  • Kontak Langsung

Tanda-tanda :

  • Kelinci bersin-bersin serta batuk-batuk.
  • Tampak cairan seperti ingus di hidung kelinci.
  • Radang pada hidung kelinci.
  • Mata kelinci keluarkan cairan serta dibarengi radang.
  • Kelinci yang pulih dapat jadi pembawa penyakit.

Aksi :

  • Memberi ruangan yang cukup luas dalam kandang untuk mengatur aliran hawa.
  • Melindungi sanitasi serta kebersihan kandang.
  • Pisahkan kelinci yang sakit.
  • Aksi keamanan dapat dengan menghancurkan kelinci yang sakit.

3. ENTERITIS

Penyakit pencernaan disebabkan infeksi bakteri pathogen seperti E. coli, Clostridium sp, serta yang lain, Bila pada manusia penyakit ini kira-kira serupa dengan diare.

Pemicu :

  • Makanan yang terkontaminasi.
  • Pemakaian obat-obatan yang terlalu berlebih.
  • Dosis obat yg tidak pas. 

Tanda-tanda klinis :

  • Tubuh kelinci membungkuk
  • Telinga kelinci turun kebadan
  • Mata kelinci sayu serta sipit
  • Muka kelinci terlihat mengecil
  • Badan kelinci makin kurus
  • Terdengar bunyi pada gigi kelinci
  • Kelinci terasa haus.
  • Kotoran keras serta lunak. 

Aksi :

  • Berikanlah pakan yang sehat serta memiliki nutrisi pada kelinci.
  • Berikanlah makanan pelet siapkan air mimum yang bersih

4. IMPACTION

Penyakit digesti disebabkan ada sumbatan pada lambung ataupun caecum. Juga dapat berlangsung pada kelinci muda yang kurang nutrisi, umumnya yang disapih saat sebelum 3 bln..

Pemicu :

  • Stres pada kelinci
  • Mengkonsumsi makanan berlebihan serta kekurangan air.
  • Makanan yg tidak bisa dicerna
  • Nutrisi yang kurang pada anakan kelinci

Tanda-tanda :

  • Perut terlihat jadi membesar disebabkan ada massa yg tidak normal.
  • Tak keluarkan kotoran.
  • Keluarkan seperti GEL bukanlah kotoran.
  • Berat tubuh turun.

Aksi :

  • Mesti terdapatnya air munum untuk kelinci
  • Bahan pakan tak memiliki kandungan ligin
  • Kandungan serat makanan 13-20%

5. SORE HOCKS

Penyakit ini menyebabkan bulu kaki kelinci jadi mengelupas, bahkan juga kulit kelinci dapat terluka. Dalam dunia medis dimaksud pododermatitis.

Tanda-tanda :

Pada awal penampakannya, ada sisi bulu di alas kaki yang menipis (umumnya berupa lingkaran). Makin lama bulu bakal habis serta lalu berlangsung keradangan dibarengi perlukaan.

Aksi :

  • Kontrol berat tubuh kelinci supaya tak kegemukan
  • Bersihkan kaki yg sakit dng air hangat, digabung dng antiseptic atau gunakan revanol.
  • Berikan obat luka seperti Betadine.
  • Alas kandang janganlah yang kasar.
sumber : kelinci.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *